Silahkan pilih gejala penyakit saraf dibawah ini berdasarkan yang anda alami, minimal 4 gejala.


Pilih Gejala

  G01 - Kelumpuhan tiba-tiba pada sisi wajah

  G02 - Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan

  G03 - Kebingungan mendadak

  G04 - Kesulitan melihat pada satu atau kedua mata

  G05 - Pusing mendadak, kehilangan keseimbangan atau koordinasi

  G06 - Sakit kepala hebat

  G07 - Mati rasa atau kesemutan sisi tubuh

  G08 - Tremor (gemetar) saat istirahat

  G09 - Kekakuan otot (rigiditas)

  G10 - Gerakan lambat (bradikinesia)

  G11 - Gangguan keseimbangan dan jatuh berulang

  G12 - Masalah menelan / berliur

  G13 - Perubahan suara (suara pelan)

  G14 - Gangguan tidur dan kantuk siang hari

  G15 - Gangguan penciuman (anosmia/hiposmia)

  G16 - Sering lupa informasi baru

  G17 - Mengulang pertanyaan yang sama

  G18 - Sulit mengingat janji/jadwal penting

  G19 - Bingung tentang waktu atau tempat

  G20 - Sulit menemukan kata saat berbicara

  G22 - Kesulitan berkonsentrasi & mengambil keputusan

  G22 - Sering salah menaruh barang & menuduh orang

  G23 - Perubahan suasana hati (mudah marah/depresi)

  G24 - Sulit beraktivitas

  G25 - Menarik diri dari interaksi sosial/aktivitas

  G26 - Demam tinggi mendadak

  G27 - Kaku leher (neck stiffness)

  G28 - Sensitif terhadap cahaya terang (fotofobia)

  G29 - Mudah mengantuk atau penurunan kesadaran

  G30 - Mual/muntah

  G31 - Lesu & nafsu makan menurun

  G32 - Kejang

  G33 - Gejala fokus saraf (mis. kelemahan wajah/sulit bicara) - komplikasi

  G34 - Kejang berulang tanpa sebab jelas

  G35 - Kehilangan kesadaran atau kehilangan kontrol tubuh saat kejang

  G36 - Gerakan otot tidak terkendali (hentakan/tremor/kaku)

  G37 - Menatap kosong dan tidak merespons (absans)

  G38 - Perilaku otomatis (mengunyah, menggosok tangan, gerakan berulang)

  G39 - Terlihat aneh sebelum kejang

  G40 - Kebingungan atau disorientasi setelah kejang (post-ictal)

  G41 - Menggigit lidah saat kejang

  G42 - Kehilangan kendali kandung kemih saat kejang (inkontinensia)

  G43 - Rasa mengantuk atau lemas setelah kejang (post-ictal sleepiness)

  G44 - Perubahan emosi mendadak (mis. takut) sebelum/selama kejang

  G45 - Halusinasi sensorik singkat (suara/cahaya/ Bau) sebelum/selama kejang

  G46 - Jatuh mendadak tanpa sebab (drop attack)

  G47 - Nyeri kepala setelah kejang

  G48 - Kedutan otot lokal sebelum kejang menyebar (focal twitch)

  G49 - Nyeri seperti terbakar atau menusuk (burning/shooting pain)

  G50 - Sensitivitas berlebihan terhadap sentuhan (allodynia)

  G51 - Penurunan refleks (refleks tendon menurun)

  G52 - Luka atau ulkus pada kaki karena kurang sensasi

  G53 - Gejala otonom (mis. hipotensi ortostatik, keringat berlebih)

  G54 - Sensasi perubahan suhu (sulit membedakan panas/dingin)

  G55 - Sulit menutup mata pada sisi yang terkena

  G56 - Penurunan kemampuan tersenyum/ekspresi wajah

  G57 - Nyeri di sekitar rahang atau belakang telinga sebelum kelemahan

  G58 - Gangguan pengecapan di lidah (kadang)

  G59 - Sensitivitas suara pada telinga (hyperacusis) di sisi yang terkena